Diatesis
Diatesis aktif dan pasif — kapan dan bagaimana menggunakannya
Apa itu diatesis?
Diatesis menunjukkan apakah subjek melakukan tindakan (aktif) atau menerimanya (pasif).
Diatesis aktif vs pasif
Diatesis aktif
Subjek melakukan tindakan. Langsung, jelas, dan bersemangat. Lebih disukai dalam kebanyakan tulisan.
The dog chased the cat.
Anjing mengejar kucing.
Diatesis pasif
Subjek menerima tindakan. Bentuk: be + partisip lalu (+ by agen). Digunakan saat pelaku tidak diketahui atau tidak penting.
The cat was chased by the dog.
Kucing itu dikejar oleh anjing.
The window was broken.
Jendela itu pecah.
Aturan pembentukan diatesis pasif
Untuk membentuk pasif: pindahkan objek ke posisi subjek, gunakan bentuk "be" yang sesuai + partisip lalu, dan secara opsional tambahkan "by + agen".
Active: Shakespeare wrote Hamlet. → Passive: Hamlet was written by Shakespeare.
Aktif: Shakespeare menulis Hamlet. → Pasif: Hamlet ditulis oleh Shakespeare.