スキュラとカリュブディス
Ulysses - 第9章
Ulysses - Bab 9
ブルームはダブリンの通りを彷徨い、意図的に自宅を避けていた。そこで何が起きているか知っていた。モリーとボイランが一緒にいることを知っていた。その知識は心の中で燃え上がっていたが、彼はそれを直視することを拒んだ。
Bloom berkeliaran di jalan-jalan Dublin, sengaja menghindari rumahnya. Dia tahu apa yang sedang terjadi di sana, tahu bahwa Molly dan Boylan sedang bersama. Pengetahuan itu membakar di benaknya, tetapi dia menolak untuk menghadapinya.
馴染みのある場所を通り過ぎるたびに、思い出が蘇った。ここは数年前、若く希望に満ちていた頃にモリーに求愛した場所だ。あそこは彼女の愛を勝ち取ろうとしてプレゼントを買った店だ。ダブリンは彼の人生の地図であり、街角のいたるところに何らかの意味があった。
Setiap tempat yang akrab membangkitkan kenangan. Di sini dia merayu Molly bertahun-tahun yang lalu, ketika masih muda dan penuh harapan. Di sana adalah toko tempat dia membeli hadiah, mencoba memenangkan hatinya. Dublin adalah peta hidupnya, setiap sudut jalan sarat dengan makna.
歩いていると人々が挨拶し、ブルームは礼儀正しく応じた。彼は街でよく知られた人物で、自分の用事を済ませているお馴染みの姿だった。誰も彼の心の中の混乱、彼が慎重に隠している痛みなど疑わなかった。
Orang-orang menyapanya saat dia lewat. Bloom membalas dengan sopan. Dia adalah sosok yang dikenal di kota, pemandangan yang akrab sedang melakukan urusannya. Tidak ada yang mencurigai badai di hatinya, rasa sakit yang dia sembunyikan dengan hati-hati.
彼は目の見えない男が通りを渡るのを立ち止まって観察し、視覚なしでどうやって進んでいるのか驚嘆した。彼にとって世界はどのようなものなのだろう?音と触覚だけでどうやって現実を構築しているのだろう?ブルームの他人への好奇心は尽きることがなく、彼の共感は本物だった。
Dia berhenti untuk melihat seorang pria buta menyeberang jalan, kagum pada bagaimana pria itu menavigasi tanpa penglihatan. Seperti apa dunia baginya? Bagaimana dia membangun kenyataan dari suara dan sentuhan? Keingintahuan Bloom tentang orang lain tidak ada habisnya, dan belas kasihnya tulus.
ポスターがコンサートを宣伝しており、ブルームはモリーの歌手としてのキャリアを思った。彼女は美しい声を持っており、状況が違えば有名になっていたかもしれない。しかし、人生は彼らを別の道へと導き、今、彼女は別の場所に充実感を求めていた。
Sebuah poster mengiklankan konser, dan Bloom memikirkan karier menyanyi Molly. Dia memiliki suara yang indah, dan dalam keadaan lain, dia mungkin menjadi terkenal. Tapi hidup membawa mereka ke arah lain, dan sekarang dia mencari kepuasan di tempat lain.
午後の太陽が舗道に照りつけ、街を熱気で揺らめかせていた。ブルームは背中に汗が伝うのを感じ、襟が湿ってくるのを感じた。時間はゆっくりと進み、一分一分が永遠のように感じられた。いつになれば安全に家に帰れるだろうか?
Matahari sore membakar trotoar, membuat udara berkilauan karena panas. Bloom merasakan keringat mengalir di punggungnya, kerahnya lembap. Waktu berjalan lambat, setiap menit terasa seperti keabadian. Kapan aman untuk pulang?
彼は再び時計を見て計算した。もうすぐ終わるだろう、そうすれば帰れる。人生は以前と同じように続き、この新しい裏切りが他のすべての裏切りに加わるだけだ。彼は耐えるだろう、いつもそうしてきたように。
Dia melihat jam tangan lagi dan menghitung. Sebentar lagi akan berakhir. Lalu dia bisa kembali. Hidup akan terus berjalan seperti sebelumnya. Pengkhianatan baru ini akan ditambahkan ke daftar yang lain. Dia akan bertahan, seperti yang selalu dia lakukan.