Japanese Reading

ポールとミリアム

16 kata
1 reading.minutes
0:00 / --:--

息子と恋人 - 第9章

Anak dan Kekasih - Bab 9

ポールの芸術的能力は成長し続けた。彼は暇な時間をすべて絵を描くことに費やし、世界に見る美しさを捉えようとした。

Kemampuan artistik Paul terus berkembang. Dia menghabiskan setiap menit luangnya untuk menggambar atau melukis, mencoba menangkap keindahan yang dia lihat di dunia.

彼の教師であるヒートン先生は、彼の進歩に感銘を受けていた。「君には本当の才能がある、ポール」と彼は言った。「君は偉大な芸術家になれる。」

Gurunya, Pak Heaton, terkesan dengan kemajuannya. "Kamu memiliki bakat sejati, Paul," katanya. "Kamu bisa menjadi seniman hebat."

ポールは励まされたが、同時にプレッシャーも感じていた。母親は彼に大きな期待を寄せており、彼は彼女をがっかりさせたくなかった。

Paul merasa terdorong, tetapi dia juga merasakan tekanannya. Ibunya mengharapkan hal-hal besar darinya, dan dia tidak ingin mengecewakannya.

「一生懸命働くよ」と彼は自分に誓った。「立派な人間になるんだ。」

"Aku akan bekerja keras," janjinya pada diri sendiri. "Aku akan berhasil."

彼は地元の美術コンクールに参加し始め、驚きと喜びに満ちたことに、賞を勝ち取り始めた。彼の田舎の絵は特に賞賛され、審査員を驚かせる方法で風景の光と雰囲気を捉えていた。

Dia mulai mengikuti kompetisi seni lokal, dan yang mengejutkan serta menggembirakannya, dia mulai memenangkan hadiah. Lukisan pedesaannya sangat dipuji, menangkap cahaya dan suasana lanskap dengan cara yang membuat para juri kagum.

ガートルードは自分自身は芸術を理解していなかったが、息子の成功を誇りに思っていた。「私のポールは賢いのよ」と彼女は近所の人に言った。「彼には特別な才能があるわ。」

Gertrude bangga dengan kesuksesan putranya, meskipun dia sendiri tidak mengerti apa-apa tentang seni. "Paul-ku sangat pintar," katanya kepada tetangga. "Dia memiliki bakat khusus."

しかし、ポールの心はしばしば別の場所にあった。絵を描いていないとき、彼はミリアムやクララのことを考え、二人への自分の感情に混乱していた。

Tetapi pikiran Paul sering berada di tempat lain. Ketika dia tidak melukis, dia memikirkan Miriam atau Clara, bingung tentang perasaannya terhadap keduanya.

ミリアムは彼に芸術に集中し、二人がきちんと一緒にいられる未来を築くことを望んでいた。クララは彼を現在に求め、二人の間で燃える情熱を楽しむことを望んでいた。

Miriam ingin dia fokus pada seninya, untuk membangun masa depan di mana mereka bisa bersama secara terhormat. Clara ingin dia berada di masa kini, untuk menikmati gairah yang membara di antara mereka.

ポールは異なる方向に引っ張られているように感じた。彼は芸術を愛していたが、これらの女性たちも愛しており、どうやってすべてをバランスさせるのかわからなかった。

Paul merasa ditarik ke arah yang berbeda. Dia mencintai seni, tetapi dia juga mencintai wanita-wanita ini, dan dia tidak tahu bagaimana menyeimbangkan semuanya.

彼の絵はこの葛藤を示し始めた。それらは今やより暗く、より強烈になり、光と影の間の闘いを表現していた。

Lukisan-lukisannya mulai menunjukkan konflik ini. Sekarang mereka lebih gelap, lebih intens, menunjukkan perjuangan antara cahaya dan bayangan.

ヒートン先生はその変化に気づいた。「君の作品はより真剣になっているね」と彼は言った。「しかし、君のことが心配だよ、ポール。疲れているようだ。」

Pak Heaton memperhatikan perubahan itu. "Karyamu menjadi lebih serius," katanya. "Tetapi aku mengkhawatirkanmu, Paul. Kamu terlihat lelah."

ポールは疲れていた。彼は皆を喜ばせようとすることに疲れていた。母親、ミリアム、クララ、そして何よりも自分自身を。

Paul memang lelah. Dia lelah mencoba menyenangkan semua orang — ibunya, Miriam, Clara, dan yang terpenting dirinya sendiri.

彼はもう自分が何を望んでいるのかわからなかった。ただわかっていたのは、混乱が自分を破壊する前に、それを見つけ出さなければならないということだけだった。

Dia tidak lagi tahu apa yang dia inginkan. Satu-satunya hal yang dia tahu adalah dia harus menemukannya, sebelum kebingungan menghancurkannya.