理想の崩壊
第15章:理想の崩壊
Scholars - Bab 15
官界での周進と范進の経験は、朝廷に対する彼らの理想を徐々に打ち砕きました。彼らはかつて、科挙に合格した官僚は国と人々に奉仕すべきだと信じていましたが、現実は彼らを目覚めさせました。
Hancurnya Cita-cita
彼らは、朝廷が権力闘争と利益交換で満たされていることを発見しました。官僚は国の利益や人々の幸福よりも、自分の昇進や富を気にかけていました。この状況は周進と范進を失望させました。
Pengalaman Zhou Jin dan Fan Jin dalam birokrasi menyebabkan cita-cita mereka tentang pengadilan kekaisaran berangsur-angsur hancur. Mereka pernah percaya bahwa pejabat yang lulus ujian kekaisaran harus melayani negara dan rakyat, tetapi kenyataan menyadarkan mereka.
周進はかつて国を統治するという理想を持って官界に入りましたが、今では彼の理想が現実の壁にぶつかっていることに気づきました。どんなに努力しても、彼は官界の現状を変えることができませんでした。
Mereka menemukan bahwa pengadilan kekaisaran dipenuhi dengan perebutan kekuasaan dan pertukaran kepentingan. Para pejabat lebih peduli tentang promosi dan kekayaan mereka sendiri daripada kepentingan negara dan kesejahteraan rakyat. Situasi ini membuat Zhou Jin dan Fan Jin kecewa.
范進も混乱し、喪失感を感じていました。彼は理想に固執すべきか、現実に適応すべきか分かりませんでした。どちらの選択も彼に痛みを感じさせました。
Zhou Jin pernah memasuki birokrasi dengan cita-cita memerintah negara, tetapi sekarang dia menemukan bahwa cita-citanya membentur dinding dalam kenyataan. Tidak peduli seberapa keras dia mencoba, dia tidak dapat mengubah status quo birokrasi.
周進と范進は勉強していた日々を懐かしみ始めました。当時は貧しかったですが、彼らの心は理想と希望でいっぱいでした。今、彼らは成功と名声を得ましたが、本来の意図を失っていました。
Fan Jin juga merasa bingung dan tersesat. Dia tidak tahu apakah dia harus bertahan dalam cita-citanya atau beradaptasi dengan kenyataan. Kedua pilihan itu membuatnya merasa sakit.
彼らは人生の意味について考え始めました。官僚であることが国に貢献できず、人々に祝福をもたらせないなら、そのような官僚であることに何の意味があるのでしょうか?この問いは彼らを深い反省に陥らせました。
Zhou Jin dan Fan Jin mulai merindukan hari-hari ketika mereka belajar. Meskipun mereka miskin saat itu, hati mereka dipenuhi dengan cita-cita dan harapan. Sekarang, meskipun mereka telah mencapai kesuksesan dan ketenaran, mereka telah kehilangan niat awal mereka.
Mereka mulai berpikir tentang makna hidup. Jika menjadi pejabat tidak dapat memberikan kontribusi kepada negara atau membawa berkah bagi rakyat, lalu apa gunanya menjadi pejabat seperti itu? Pertanyaan ini membuat mereka jatuh ke dalam perenungan yang mendalam.