existential

Bahasa: id

🇺🇸 /ˌɛˌgzɪˈstɛnʃəl/

📖 Definisi

  1. adjective
    eksistensial; eksistensialis; eksistensial; eksistensial; eksistensial

🔗 Detail

Bentuk kata

Kolokasi

existential crisisexistential threatexistential dreadexistential questionexistential riskexistential anxiety

Kata turunan

existentialismexistentialistexistentiallyexistenceexistexistent

Sinonim

ontologicalmetaphysicalphilosophicalfundamental

Sering tertukar

existentialist
EN: 'Existentialist' refers specifically to the philosophical movement or its adherents, while 'existential' is broader, relating to existence itself or to questions of meaning and being.
id: 'Eksistensialis' secara khusus merujuk pada gerakan filsafat atau penganutnya, sedangkan 'eksistensial' lebih luas, berkaitan dengan keberadaan itu sendiri atau pertanyaan tentang makna dan keberadaan.
existent
EN: 'Existent' means currently existing or present, while 'existential' relates to the nature or philosophy of existence.
id: 'Ada' berarti saat ini ada atau hadir, sedangkan 'eksistensial' berkaitan dengan sifat atau filsafat keberadaan.

Tips ejaan

EN: Remember the '-ential' ending (not '-encial'). The word derives from 'existence' but drops the '-ence' and adds '-ential'.
id: Ingat akhiran '-ential' (bukan '-encial'). Kata ini berasal dari 'existence' tetapi menghilangkan '-ence' dan menambahkan '-ential'.

💬 Contoh

  1. The novel explores existential questions about the meaning of life and death.

    Novel tersebut mengeksplorasi pertanyaan eksistensial tentang makna kehidupan dan kematian.

  2. Sartre and Camus are considered major existential thinkers of the twentieth century.

    Sartre dan Camus dianggap sebagai pemikir eksistensial utama abad ke-20.

  3. Climate change is often described as an existential threat to human civilization.

    Perubahan iklim sering digambarkan sebagai ancaman eksistensial bagi peradaban manusia.

  4. Her existential understanding of grief came only after losing her closest friend.

    Pemahaman eksistensinya tentang duka hanya datang setelah kehilangan sahabat terdekatnya.

  5. The existential quantifier in formal logic asserts that at least one element satisfies a given property.

    Kuantor eksistensial dalam logika formal menyatakan bahwa setidaknya satu elemen memenuhi sifat yang diberikan.