Young Catherine

339 kata
3 reading.minutes
0:00 / --:--

Wuthering Heights - Chapter 17

Wuthering Heights - Bab 17

A_New_Beginning

Awal yang Baru

After Heathcliff's death, life at Wuthering Heights changed completely. Without his dark presence, the house seemed to brighten, as if the sun had finally broken through the clouds.

Setelah kematian Heathcliff, kehidupan di Wuthering Heights berubah total. Tanpa kehadirannya yang gelap, rumah itu tampak lebih cerah, seolah-olah matahari akhirnya menembus awan.

Cathy and Hareton were now the masters of the house. Together, they decided to renovate Wuthering Heights, to make it a comfortable, happy home. They cleaned the rooms and repaired the furniture, and they planted new gardens around the house.

Cathy dan Hareton sekarang menjadi tuan rumah. Bersama-sama, mereka memutuskan untuk merenovasi Wuthering Heights, untuk menjadikannya rumah yang nyaman dan bahagia. Mereka membersihkan kamar dan memperbaiki furnitur, dan mereka menanam kebun baru di sekitar rumah.

Hareton, who had been denied an education, now worked hard to learn. With Cathy's help, he learned to read and write, and he became educated and confident. Cathy was proud of his progress and admired his determination.

Hareton, yang ditolak pendidikannya, sekarang bekerja keras untuk belajar. Dengan bantuan Cathy, dia belajar membaca dan menulis, dan dia menjadi terdidik dan percaya diri. Cathy bangga dengan kemajuannya dan mengagumi tekadnya.

They also took care of Thrushcross Grange, which now belonged to Cathy as Linton's widow. They traveled between the two houses, enjoying the beauty of both places.

Mereka juga merawat Thrushcross Grange, yang sekarang menjadi milik Cathy sebagai janda Linton. Mereka bepergian di antara dua rumah, menikmati keindahan kedua tempat.

Mrs. Dean watched them with joy. She remembered the dark, unhappy days of the past, and she was glad that this new generation had found happiness. The cycle of hatred and revenge had finally been broken.

Nyonya Dean mengawasi mereka dengan gembira. Dia ingat hari-hari gelap dan tidak bahagia di masa lalu, dan dia senang bahwa generasi baru ini telah menemukan kebahagiaan. Siklus kebencian dan balas dendam akhirnya telah dipatahkan.

Cathy and Hareton grew closer each day. They had been friends first, but their friendship gradually became something deeper. They respected each other and cared for each other, and they shared a love that was gentle and kind, not wild and passionate like Catherine and Heathcliff's love.

Cathy dan Hareton semakin dekat setiap hari. Mereka berteman dulu, tetapi persahabatan mereka lambat laun menjadi sesuatu yang lebih dalam. Mereka saling menghormati dan peduli satu sama lain, dan mereka berbagi cinta yang lembut dan baik, tidak liar dan penuh gairah seperti cinta Catherine dan Heathcliff.

One evening, as they watched the sunset over the moors, Hareton took Cathy's hand.

Suatu malam, saat mereka menyaksikan matahari terbenam di atas padang rumput, Hareton memegang tangan Cathy.

'I never thought I would be happy here,' he said quietly. 'You changed everything, Cathy. You gave me hope and a future.'

'Aku tidak pernah berpikir aku akan bahagia di sini,' katanya pelan. 'Kau mengubah segalanya, Cathy. Kau memberiku harapan dan masa depan.'

Cathy smiled at him. 'We gave each other hope,' she said. 'We survived the darkness, and now we have found the light.'

Cathy tersenyum padanya. 'Kita saling memberi harapan,' katanya. 'Kita selamat dari kegelapan, dan sekarang kita telah menemukan cahaya.'

The moors, once the setting for so much suffering and pain, were now a place of peace and beauty. Cathy and Hareton walked together on the hills, enjoying the wind and the wildflowers, creating new memories to replace the old, painful ones.

Padang rumput, yang dulu menjadi tempat begitu banyak penderitaan dan rasa sakit, sekarang menjadi tempat kedamaian dan keindahan. Cathy dan Hareton berjalan bersama di bukit, menikmati angin dan bunga liar, menciptakan kenangan baru untuk menggantikan yang lama dan menyakitkan.

The ghosts of the past had finally been laid to rest, and the future was bright with promise.

Hantu masa lalu akhirnya diistirahatkan, dan masa depan cerah dengan janji.