Chapter 10: The White Whale
Bab 10: Paus Putih
The stories of Moby Dick grew more frightening with each telling. Sailors claimed that this white whale was not like other whales, but something supernatural, a creature of evil and destruction.
Kisah-kisah Moby Dick menjadi semakin menakutkan dengan setiap cerita. Para pelaut mengklaim bahwa paus putih ini tidak seperti paus lainnya, tetapi sesuatu yang supranatural, makhluk jahat dan perusak.
Some said they had seen Moby Dick in different parts of the world, as if it could travel anywhere instantly. Others spoke of how it would sink ships without warning, appearing suddenly and disappearing just as quickly.
Beberapa mengatakan mereka telah melihat Moby Dick di berbagai belahan dunia, seolah-olah ia bisa bepergian ke mana saja secara instan. Yang lain berbicara tentang bagaimana ia akan menenggelamkan kapal tanpa peringatan, muncul tiba-tiba dan menghilang sama cepatnya.
Captain Ahab listened to these stories with hunger in his eyes. Each tale only strengthened his determination to find and kill the whale. I began to wonder if this hunt was about revenge or something darker and more dangerous.
Kapten Ahab mendengarkan cerita-cerita ini dengan kelaparan di matanya. Setiap kisah hanya memperkuat tekadnya untuk menemukan dan membunuh paus itu. Aku mulai bertanya-tanya apakah perburuan ini tentang balas dendam atau sesuatu yang lebih gelap dan lebih berbahaya.