breadcrumb.home breadcrumb.reading breadcrumb.fictionStories The Great Gatsby Prohibition and Crime(Larangan Alkohol dan Kejahatan)

Prohibition and CrimeLarangan Alkohol dan Kejahatan

121 kata
1 reading.minutes
0:00 / --:--

Chapter 16: Prohibition and Crime

Bab 16: Larangan Alkohol dan Kejahatan

Prohibition, the ban on alcohol in America from 1920 to 1933, created opportunities for organized crime and bootlegging operations that generated enormous illegal profits. Gatsby's wealth, though shrouded in mystery, was almost certainly derived from such illegal activities.

Larangan alkohol di Amerika dari tahun 1920 hingga 1933 menciptakan peluang bagi kejahatan terorganisir dan operasi penyelundupan yang menghasilkan keuntungan ilegal yang sangat besar. Kekayaan Gatsby, meskipun diselimuti misteri, hampir pasti berasal dari aktivitas ilegal semacam itu.

The connection between Gatsby and Meyer Wolfsheim, the gambler who fixed the 1919 World Series, suggested that Gatsby was involved in the criminal underworld. His connections to bootlegging and other illegal enterprises allowed him to accumulate the wealth necessary to pursue Daisy.

Hubungan antara Gatsby dan Meyer Wolfsheim, penjudi yang mengatur World Series 1919, menunjukkan bahwa Gatsby terlibat dalam dunia kriminal bawah tanah. Koneksinya dengan penyelundupan minuman keras dan perusahaan ilegal lainnya memungkinkannya mengumpulkan kekayaan yang diperlukan untuk mengejar Daisy.

This illegal foundation of Gatsby's wealth represented the moral compromises necessary to achieve the American Dream. His success was built on corruption and crime, highlighting the dark underbelly of the pursuit of wealth in American society.

Landasan ilegal kekayaan Gatsby ini mewakili kompromi moral yang diperlukan untuk mencapai Impian Amerika. Kesuksesannya dibangun di atas korupsi dan kejahatan, menyoroti sisi gelap dari pengejaran kekayaan dalam masyarakat Amerika.