Chapter 2: The Mysterious Neighbor
Bab 2: Tetangga Misterius
Nick attended one of Gatsby's legendary parties, fascinated by the endless parade of guests who arrived in expensive automobiles and evening gowns. Despite the music, dancing, and flowing champagne, Gatsby remained aloof, observing his guests from a distance rather than participating in the revelry.
Nick menghadiri salah satu pesta legendaris Gatsby, terpesona oleh parade tamu tak berujung yang datang dengan mobil mahal dan gaun malam. Meskipun ada musik, tarian, dan sampanye yang mengalir, Gatsby tetap menyendiri, mengamati tamunya dari kejauhan daripada ikut bersenang-senang.
The rumors about Gatsby's background were numerous and contradictory. Some claimed he was a German spy during the war, while others said he was an Oxford graduate or the nephew of a German emperor. Everyone speculated about the source of his enormous wealth, but no one seemed to know the truth.
Rumor tentang latar belakang Gatsby sangat banyak dan bertentangan. Beberapa mengklaim dia adalah mata-mata Jerman selama perang, sementara yang lain mengatakan dia lulusan Oxford atau keponakan kaisar Jerman. Semua orang berspekulasi tentang sumber kekayaannya yang sangat besar, tetapi tidak ada yang tahu kebenarannya.
Nick finally met Gatsby face to face, discovering that the enigmatic host was a surprisingly young man with an engaging smile and a habit of addressing everyone as "old sport." This encounter marked the beginning of a complex friendship that would change Nick's perspective on the American Dream.
Nick akhirnya bertemu Gatsby secara langsung, menemukan bahwa tuan rumah yang penuh teka-teki itu adalah seorang pria muda yang mengejutkan dengan senyum menawan dan kebiasaan memanggil semua orang "sobat lama" (old sport). Pertemuan ini menandai awal dari persahabatan yang kompleks yang akan mengubah pandangan Nick tentang Impian Amerika.