Creating the MonsterMenciptakan Monster

128 kata
1 reading.minutes
0:00 / --:--

Chapter 2: Creating the Monster

Bab 2: Menciptakan Monster

After months of tireless research and experimentation, Victor finally achieved what he believed was his greatest triumph. Through a combination of electrical stimulation and biological recombination, he assembled a living creature from collected body parts.

Setelah berbulan-bulan melakukan penelitian dan eksperimen tanpa lelah, Victor akhirnya mencapai apa yang ia yakini sebagai kemenangan terbesarnya. Melalui kombinasi stimulasi listrik dan rekombinasi biologis, ia merakit makhluk hidup dari bagian-bagian tubuh yang dikumpulkan.

However, the moment his creation came to life, Victor was overcome with profound horror and revulsion. The creature, despite being intelligent and sensitive, possessed a ghastly appearance that terrified Victor. Abandoning his laboratory and fleeing in terror, Victor experienced a complete psychological breakdown, plagued by nightmares and feverish hallucinations.

Namun, pada saat ciptaannya hidup, Victor diliputi oleh kengerian dan rasa jijik yang mendalam. Makhluk itu, meskipun cerdas dan peka, memiliki penampilan mengerikan yang membuat Victor ketakutan. Meninggalkan laboratoriumnya dan melarikan diri dalam ketakutan, Victor mengalami gangguan mental total, dihantui oleh mimpi buruk dan halusinasi demam.

His once-enthusiastic scientific ambition had transformed into a profound existential dread, as the consequences of his reckless experimentation became apparent. The creature, now alone and abandoned, would begin a journey that would lead to devastating consequences for all involved.

Ambisi ilmiahnya yang dulu antusias berubah menjadi ketakutan eksistensial yang mendalam ketika konsekuensi dari eksperimen sembrononya menjadi jelas. Makhluk itu, yang kini ditinggalkan dan sendirian, akan memulai perjalanan yang akan membawa konsekuensi yang menghancurkan bagi semua orang yang terlibat.