Chapter 4: Hiding the Loot
Bab 4: Menyembunyikan Hasil Rampasan
Raskolnikov hid the stolen items under a stone by the river. He returned to his room with his heart beating fast, fearing someone would discover his crime.
Raskolnikov menyembunyikan barang-barang curian di bawah batu di tepi sungai. Ia kembali ke kamarnya dengan jantung berdebar kencang, takut ada yang akan mengetahui kejahatannya.
A few days later, the police began to investigate this case. Raskolnikov was very nervous. Every time he saw the police, he felt they knew everything. He even considered surrendering once, but finally didn't have the courage.
Beberapa hari kemudian, polisi mulai menyelidiki kasus ini. Raskolnikov sangat gugup. Setiap kali ia melihat polisi, ia merasa seperti mereka mengetahui segalanya. Ia bahkan pernah mempertimbangkan untuk menyerahkan diri sekali, tetapi pada akhirnya tidak memiliki keberanian.
This inner torture made him sleepless at night, and his body became weaker. His mental state began to deteriorate.
Siksaan batin ini membuatnya sulit tidur di malam hari, dan tubuhnya menjadi lemah. Kondisi mentalnya mulai memburuk.