The Poor Young ManPemuda Miskin

100 kata
1 reading.minutes
0:00 / --:--

Chapter 1: The Poor Young Man

Bab 1: Pemuda Miskin

Raskolnikov was a poor young man living in St. Petersburg. He lived in a small, shabby room and lived in very difficult conditions. Although he used to be a university student, he had to drop out because he couldn't afford tuition.

Raskolnikov adalah seorang pemuda miskin yang tinggal di St. Petersburg. Ia tinggal di sebuah kamar kecil yang kumuh dan dalam kondisi yang sangat sulit. Meskipun sebelumnya ia adalah seorang mahasiswa, ia harus putus sekolah karena tidak mampu membayar uang sekolah.

Raskolnikov spent his days thinking alone, feeling angry about the wealth gap in society. He believed that some people's lives had no value, while others could change the world.

Raskolnikov menghabiskan hari-harinya dengan berpikir sendirian, merasa marah dengan kesenjangan kekayaan di masyarakat. Ia percaya bahwa kehidupan beberapa orang tidak ada nilainya, sementara yang lain dapat mengubah dunia.

He often wandered the streets, observing everything around him. His thoughts became darker, and a terrible plan began to take shape in his mind.

Ia sering berkeliaran di jalanan, mengamati segala sesuatu di sekitarnya. Pikirannya menjadi lebih gelap, dan sebuah rencana yang mengerikan mulai terbentuk di benaknya.