Chapter 13: The Fall of Liangshan
Bab 13: Jatuhnya Liangshan
Although Liangshan Marsh won many victories, problems began to appear internally.
Meskipun Rawa Liangshan memenangkan banyak kemenangan, masalah mulai muncul di dalam.
The heroes' opinions were not unified. Some wanted to accept amnesty, and some wanted to continue resisting the court.
Pendapat para pahlawan tidak bersatu. Beberapa ingin menerima amnesti, dan beberapa ingin terus melawan pengadilan.
Song Jiang was very worried. He called everyone to a meeting, hoping that everyone would unite.
Song Jiang sangat khawatir. Dia memanggil semua orang untuk rapat, berharap semua orang akan bersatu.
But the meeting did not reach an agreement. The heroes began to argue, and their feelings became worse and worse.
Tetapi pertemuan itu tidak mencapai konsensus. Para pahlawan mulai berdebat, dan perasaan mereka menjadi semakin buruk.
The court saw this situation and decided to take this opportunity. They sent spies to Liangshan Marsh to sow discord among the heroes.
Pengadilan melihat situasi ini dan memutuskan untuk mengambil kesempatan. Mereka mengirim mata-mata ke Rawa Liangshan untuk menabur perselisihan di antara para pahlawan.
The relationship between the heroes became worse and worse, and Liangshan Marsh's strength began to decline.
Hubungan antara para pahlawan menjadi semakin buruk, dan kekuatan Rawa Liangshan mulai menurun.
Song Jiang was very anxious. He didn't know what to do. He thought: "Is Liangshan Marsh going to end like this?"
Song Jiang sangat cemas. Dia tidak tahu harus berbuat apa. Dia berpikir: "Apakah Rawa Liangshan akan berakhir seperti ini?"
Song Jiang decided that he must do something to save Liangshan Marsh.
Song Jiang memutuskan bahwa dia harus melakukan sesuatu untuk menyelamatkan Rawa Liangshan.