Chapter 7: Heroes Gather at Liangshan
Bab 7: Pahlawan berkumpul di Liangshan
More and more heroes came to Liangshan Marsh. There were Lin Chong, Wu Song, Lu Zhishen, Li Kui, and many others.
Semakin banyak pahlawan datang ke Rawa Liangshan. Ada Lin Chong, Wu Song, Lu Zhishen, Li Kui dan banyak lainnya.
Song Jiang became the leader of Liangshan Marsh. He set many rules to unite everyone. He said: "We are all people wrongly accused by the court. We should unite and fight against those unfair things."
Song Jiang menjadi pemimpin Rawa Liangshan. Dia menetapkan banyak aturan untuk menyatukan semua orang. Dia berkata: "Kita semua adalah orang-orang yang dituduh secara salah oleh pengadilan. Kita harus bersatu dan melawan hal-hal yang tidak adil itu."
Everyone agreed with Song Jiang. They started training the army and preparing to fight with the court's army.
Semua orang setuju dengan Song Jiang. Mereka mulai melatih tentara dan bersiap untuk melawan tentara pengadilan.
Lin Chong taught everyone how to use weapons, Wu Song taught everyone how to fight in combat, and Lu Zhishen taught everyone how to use the Buddhist staff.
Lin Chong mengajari semua orang cara menggunakan senjata, Wu Song mengajari semua orang cara bertarung dalam pertempuran, dan Lu Zhishen mengajari semua orang cara menggunakan tongkat Buddha.
Liangshan Marsh became more and more powerful. People nearby knew that there was a team of heroes at Liangshan Marsh, and they all came to join.
Rawa Liangshan menjadi semakin kuat. Orang-orang di dekatnya tahu bahwa ada tim pahlawan di Rawa Liangshan, dan mereka semua datang untuk bergabung.
The army at Liangshan Marsh became larger, and the food became more abundant. Song Jiang knew that the court would definitely send an army to attack them, so he needed to be prepared.
Tentara di Rawa Liangshan menjadi lebih besar dan makanan menjadi lebih berlimpah. Song Jiang tahu bahwa pengadilan pasti akan mengirim tentara untuk menyerang mereka, jadi dia harus bersiap.