Chapter 16: Returning to One's True Self
Scholars - Bab 16
After long periods of struggle and reflection, Zhou Jin and Fan Jin decided to return to their true selves. They realized that no matter how dark the bureaucracy was, they could not abandon their inner conscience and principles.
Kembali ke Diri Sejati
Zhou Jin decided to be an honest official in the Hanlin Academy, adhering to his moral standards. He did not participate in power struggles, did not accept bribes, and handled everything fairly. Although this style seemed out of place in the bureaucracy, it won the respect of colleagues.
Setelah lama berjuang dan merenung, Zhou Jin dan Fan Jin memutuskan untuk kembali ke diri sejati mereka. Mereka menyadari bahwa tidak peduli seberapa gelap birokrasi itu, mereka tidak dapat meninggalkan hati nurani dan prinsip batin mereka.
Fan Jin decided to conscientiously fulfill his responsibilities at the Ministry of Revenue and make contributions to the country's finances. He worked hard to clear accounts, reduce corruption, and make the country's finances more transparent and fair.
Zhou Jin memutuskan untuk menjadi pejabat yang jujur di Akademi Hanlin, mematuhi standar moralnya. Dia tidak berpartisipasi dalam perebutan kekuasaan, tidak menerima suap, dan menangani segala sesuatu dengan adil. Meskipun gaya ini tampak tidak pada tempatnya dalam birokrasi, itu memenangkan rasa hormat rekan-rekan.
Zhou Jin and Fan Jin also began to pay attention to the suffering of the people and helped them with all their abilities. They used their influence to fight for the interests of the people and improve their lives.
Fan Jin memutuskan untuk dengan sungguh-sungguh memenuhi tanggung jawabnya di Kementerian Pendapatan dan memberikan kontribusi pada keuangan negara. Dia bekerja keras untuk membersihkan akun, mengurangi korupsi, dan membuat keuangan negara lebih transparan dan adil.
Although they could not change the entire system, they believed that as long as everyone could do their own jobs well, society would gradually improve. This belief allowed them to rediscover the meaning of life.
Zhou Jin dan Fan Jin juga mulai memperhatikan penderitaan rakyat dan membantu mereka dengan segala kemampuan mereka. Mereka menggunakan pengaruh mereka untuk memperjuangkan kepentingan rakyat dan meningkatkan kehidupan mereka.
Zhou Jin and Fan Jin's decisions made them outliers in the bureaucracy. But they did not care about others' views and insisted on walking their own path. They believed that only in this way could they have a clear conscience.
Meskipun mereka tidak dapat mengubah seluruh sistem, mereka percaya bahwa selama setiap orang dapat melakukan pekerjaan mereka sendiri dengan baik, masyarakat akan berangsur-angsur membaik. Keyakinan ini memungkinkan mereka untuk menemukan kembali makna hidup.
Keputusan Zhou Jin dan Fan Jin menjadikan mereka orang asing dalam birokrasi. Tetapi mereka tidak peduli dengan pandangan orang lain dan bersikeras berjalan di jalan mereka sendiri. Mereka percaya bahwa hanya dengan cara ini mereka dapat memiliki hati nurani yang bersih.