Chapter 10: The Reality of Officialdom
Scholars - Bab 10
After Zhou Jin and Fan Jin entered officialdom, they began to encounter the true face of the bureaucracy. They found that this place was not as clean and upright as they had imagined, but was filled with power struggles and corruption.
Realitas Birokrasi
Inside the imperial court, there were factional struggles, and various factions used unscrupulous means to fight for power. Officials attacked each other, even framing opponents, and this internal friction made state governance difficult.
Setelah Zhou Jin dan Fan Jin memasuki birokrasi, mereka mulai menghadapi wajah sebenarnya dari birokrasi. Mereka menemukan bahwa tempat ini tidak sebersih dan setegak yang mereka bayangkan, tetapi dipenuhi dengan perebutan kekuasaan dan korupsi.
The Hanlin Academy where Zhou Jin worked was also not peaceful. Here gathered the most talented scholars from the entire country, but there was also competition and jealousy among them. Zhou Jin tried to remain neutral and unwilling to be involved in these struggles.
Di dalam pengadilan kekaisaran, ada perebutan faksi, dan berbagai faksi menggunakan cara yang tidak bermoral untuk memperebutkan kekuasaan. Para pejabat saling menyerang, bahkan menjebak lawan, dan gesekan internal ini membuat pemerintahan negara menjadi sulit.
Fan Jin was responsible for financial affairs at the Ministry of Revenue. He found the accounts were chaotic and corruption was serious. Many officials took advantage of their positions to enrich themselves, damaging the country's interests.
Akademi Hanlin tempat Zhou Jin bekerja juga tidak damai. Di sini berkumpul para sarjana paling berbakat dari seluruh negeri, tetapi ada juga persaingan dan kecemburuan di antara mereka. Zhou Jin mencoba untuk tetap netral dan tidak mau terlibat dalam perjuangan ini.
Facing these corrupt phenomena, Zhou Jin and Fan Jin felt disappointed and angry. They once believed that officials who passed the imperial examination should be morally noble, but reality awakened them.
Fan Jin bertanggung jawab atas urusan keuangan di Kementerian Pendapatan. Dia menemukan akun-akun itu kacau dan korupsinya serius. Banyak pejabat memanfaatkan posisi mereka untuk memperkaya diri sendiri, merusak kepentingan negara.
However, they also knew that they could not change the entire system alone. They could only do their best to be honest officials in their positions and do some practical things for the people.
Menghadapi fenomena korup ini, Zhou Jin dan Fan Jin merasa kecewa dan marah. Mereka pernah percaya bahwa pejabat yang lulus ujian kekaisaran harus bermoral mulia, tetapi kenyataan menyadarkan mereka.
Namun, mereka juga tahu bahwa mereka tidak dapat mengubah seluruh sistem sendirian. Mereka hanya bisa melakukan yang terbaik untuk menjadi pejabat yang jujur di posisi mereka dan melakukan beberapa hal praktis untuk rakyat.