The Monk TangBiksu Tang

161 kata
2 reading.minutes
0:00 / --:--

Chapter 6: The Monk Tang

Bab 6: Biksu Tang

Five hundred years later, Bodhisattva Guanyin came to the Five Elements Mountain and told Sun Wukong that as long as someone passed by here, he could regain his freedom. Sure enough, a monk named Tang Sanzang arrived at the mountain. Tang Sanzang was a kind monk who, guided by Guanyin, was traveling to the Western Heaven to obtain sacred scriptures.

Lima ratus tahun kemudian, Bodhisattva Guanyin datang ke Gunung Lima Jari dan memberi tahu Sun Wukong bahwa selama seseorang lewat, dia bisa mendapatkan kembali kebebasannya. Dan benar saja, seorang biksu bernama Tang Sanzang tiba di gunung itu. Tang Sanzang adalah biksu yang baik hati, yang dipandu oleh Guanyin, melakukan perjalanan ke Langit Barat untuk mendapatkan kitab suci.

Seeing Sun Wukong trapped under the mountain, Tang Sanzang felt compassion in his heart. He removed the seal on the mountain. Sun Wukong regained his freedom and was moved to tears. He decided to take Tang Sanzang as his master and accompany him to the Western Heaven to fetch the scriptures.

Melihat Sun Wukong terkurung di bawah gunung, Tang Sanzang merasa kasihan di dalam hatinya. Dia melepaskan segel dari gunung itu. Sun Wukong mendapatkan kebebasannya dan terharu sampai meneteskan air mata. Dia memutuskan untuk menjadikan Tang Sanzang sebagai gurunya dan menemaninya ke Langit Barat untuk mengambil kitab suci.

The master and disciple set out on their journey to obtain the scriptures. Along the way, they encountered various demons and monsters, but Sun Wukong protected Tang Sanzang with his magical powers. Although Sun Wukong's character was sometimes naughty, Tang Sanzang always patiently taught him.

Guru dan murid itu memulai perjalanan untuk mendapatkan kitab suci. Di sepanjang jalan, mereka bertemu berbagai iblis dan monster, tetapi Sun Wukong melindungi Tang Sanzang dengan kekuatan sihirnya. Meskipun sifat Sun Wukong terkadang nakal, Tang Sanzang selalu dengan sabar mengajarinya.