Havoc in HeavenKekacauan di Surga

175 kata
2 reading.minutes
0:00 / --:--

Chapter 4: Havoc in Heaven

Bab 4: Kekacauan di Surga

Sun Wukong's abilities became stronger and stronger, and his fame spread to the Heavenly Court. The Jade Emperor sent someone to Flower-Fruit Mountain to recruit Sun Wukong and make him a minor official called the Keeper of the Heavenly Horses. Sun Wukong thought this was an important position and happily accepted.

Kemampuan Sun Wukong menjadi semakin kuat, dan ketenarannya menyebar hingga ke Pengadilan Surga. Kaisar Langit mengirim seseorang ke Gunung Bunga dan Buah untuk merekrut Sun Wukong dan menjadikannya pejabat kecil yang disebut Penjaga Kuda Langit. Sun Wukong mengira itu adalah posisi penting, dan dengan senang hati menyetujuinya.

But when he learned that the Keeper of the Heavenly Horses was just a small official who took care of horses, he was very angry. He immediately returned to Flower-Fruit Mountain and declared himself the "Great Sage Equal to Heaven." The Jade Emperor was furious and sent 100,000 heavenly soldiers and generals to capture Sun Wukong.

Tetapi ketika dia mengetahui bahwa Penjaga Kuda Langit hanyalah pejabat kecil yang merawat kuda, dia menjadi sangat marah. Dia segera kembali ke Gunung Bunga dan Buah dan menyatakan dirinya sebagai "Orang Suci Agung, Setara dengan Surga". Kaisar Langit sangat marah dan mengirim 100.000 tentara dan jenderal surga untuk menangkap Sun Wukong.

Sun Wukong was not afraid at all. He waved his golden rod and fought fiercely with the heavenly troops. His magical powers were great, and he defeated all the heavenly gods, even reaching the South Gate of Heaven. The Jade Emperor had no choice but to officially title Sun Wukong the "Great Sage Equal to Heaven" and let him manage the Peach Garden.

Sun Wukong sama sekali tidak takut. Dia mengayunkan tongkat emasnya dan bertarung dengan sengit melawan pasukan surga. Kekuatan sihirnya sangat besar, dan dia mengalahkan semua dewa surga, bahkan mencapai Gerbang Selatan Surga. Kaisar Langit tidak punya pilihan selain secara resmi memberikan gelar "Orang Suci Agung, Setara dengan Surga" kepada Sun Wukong dan membiarkannya mengelola Kebun Persik.