Chapter 10: Childhood Playmates
Hometown - Bab 10
Besides Run Tu, I had other childhood playmates too.
Teman Bermain Masa Kecil
There was a child named Little Bao who lived next door to us. He was two years younger than me but very smart. We went to school together, played games together. He always had many new ideas and led us in playing various games.
Selain Run Tu, saya juga punya teman bermain masa kecil lainnya.
There was also a child named A Niu who was very strong and could lift very heavy stones. We competed to lift stones, and he always won. I envied him, hoping I could be as strong as him too.
Ada seorang anak bernama Little Bao yang tinggal di sebelah kami. Dia dua tahun lebih muda dari saya tetapi sangat pintar. Kami pergi ke sekolah bersama, bermain game bersama. Dia selalu punya banyak ide baru dan memimpin kami dalam memainkan berbagai permainan.
We often went fishing by the river together, went picking fruit on the mountain together, and caught dragonflies in the fields together. Our lives were full of happiness, without any worries.
Ada juga seorang anak bernama A Niu yang sangat kuat dan bisa mengangkat batu yang sangat berat. Kami berlomba mengangkat batu, dan dia selalu menang. Saya iri padanya, berharap saya juga bisa sekuat dia.
Now, where have these friends gone? Little Bao went to work in the city, A Niu became a farmer. Their lives are not easy.
Kami sering pergi memancing di tepi sungai bersama, pergi memetik buah di gunung bersama, dan menangkap capung di ladang bersama. Hidup kami penuh kebahagiaan, tanpa kekhawatiran.
When I think of them, I feel a bit sad.
Sekarang, ke mana perginya teman-teman ini? Little Bao pergi bekerja di kota, A Niu menjadi petani. Hidup mereka tidak mudah.
Ketika saya memikirkan mereka, saya merasa sedikit sedih.